” Seirama ” Sat.Pol.PP Pontianak Menuju Indonesia Ramah

 

Selama ini konotasi Sat Pol PP adalah Arogansi, namun perkembangan zaman menuntut bagaimana Sat Pol PP harus lebih Preventif dan Humanis untuk mewujudkan Penegakkan Perda, Penyelenggaraan Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai HAM, dan dalam rangka menyadarkan masyarakat untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah membangun budaya bangsa yang bermartabat, Sat.Pol.PP Kota Pontianak telah melaksanakan “ Gerakan Satpol.PP menuju Indonesia Ramah “.

Berdasarkan Perpres No 12 Tahun 2016  Tentang gerakan Nasional Revolusi Mental dan Instruksi Mendagri No. 331.1/8024/SJ tahun 2017 dan Tugas Pokok dan Fungsi Sat.Pol.PP, langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut dapat dimulai dengan hal sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat , yaitu dengan membantu pengamanan di sekitar area sekolah-sekolah yang terdapat di wilayah Kota Pontianak.

Kegiatan ini berorientasi kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat , dan membentuk Sat.Pol.PP lebih humanis, ramah, serta mengedepankan perlindungan. Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat , sehingga dapat menyadari pentingnya penegakkan perda dan ketertiban umum dan dapat berpartisipasi secara aktif membantu mewujudkannya.

Anak dibawah umur diamankan dicafe

Rabu malam petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak mengamankan 3 (tiga) orang anak dibawah umur di salah satu Cafe di jalan Hijas

Ketiganya dibawa ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak dan dimintai keterangan. anak-anak tersebut melakukan pekerjaan menyemir sepatu di sekitar lokasi cafe

Mereka kemudian diantar ke Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) untuk mendapatkan bimbingan.

Lomba Mars Damkar

Satpolpp Kota Pontianak Mengadakan Lomba Paduan Suara Mars Pemadam Kebakaran yang diikut oleh Pemadam Kebakaran Swasta di Kota Pontianak

Adapun Tujuan Pengadaan Lomba ini adalah untuk meningkatkan semangat kebersamaan pasukan pemadam kebakaran dalam penanggulangan kebakaran di Kota Pontianak.

 


Pawai Akbar 1 Muharram 1439 H digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin, Jalan Ahmad Yani, Pontaianak.
Ribuan Pelajar dan Masyarakat berkumpul mengikuti pawai, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan mobil hias untuk berkeliling Kota Pontianak.
Pawai tersebut dilepas secara resmi dengan dipukulnya hadroh oleh Walikota Pontianak.
Mengusung tema “DENGAN SEMANGAT TAHUN BARUI ISLAM 1439 H SAT POL PP KOTA PONTIANAK SIAP MENEGAKKAN PERDA LEBIH HUMANIS & PROFESIONAL” Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak mendapatkan juara 1 mobil hias SKPD, disusul oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak sebagai juara 2 dan Kecamatan Pontianak Barat sebagai juara 3.

Pembinaan PKL yang akan di Relokasi ke Pasar Kenangan Anggrek

Pertemuan bersama DKUMP dan Pedangang Pasar Kenanga Keraton.
membahas Revitalisasi Kawasan Wisata Keraton Kesultanan Pontianak.
PKL di Pasar Kenanga Keraton akan direlokasi ke tempat baru yaitu Pasar Kenanga Angerek.

Pada dasarnya pedagang mendukung program pemerintah namun mohon lebih diperhatikan kondisi tempat baru yang lebih layak
pedangang mengeluhkan pembeli yang masih sepi/kurang di pasar Kenanga Anggrek

hasil dari pertemuan ini, disepakati bahwa paling lambat tanggal 25 sudah harus pindah semua dari lokasi pasar yang lama yaitu pasar kenanga keraton. apabila masih ditemukan akan ditertibkan oleh dinas terkait. (bill)

Sidang Tipiring Rabu 16 Agustus 2017

Rabu, 16 Agustus 2017
Sidang tipiring di Pengadilan Negeri Pontianak
pelanggar jam pembuangan sampah di denda 500 ribu
pemain layangan menggunakan kawat di denda 1 jt
pasangan tidak sah yang berada di dalam satu kamar di denda masing-masing 5jt
pemilik kos di denda 1 jt
orang nginap di fasisilitas umum 100rb
3 orang mabuk-mabukan dan mengembun, 1 pemilik arak di dendan 5 jt, 2 orang peminum masing-masing 3jt dan 2,5jt
2 orang tanpa KTP masing-masing didenda 250rb dan 300rb