Tak miliki Ijin , kegiatan penggalangan dana di bubarkan

Kamis, 29 Maret 2018

`

Perempatan Lampu lalu lintas Ahmad Yani , Regu Patroli Sore Sat.Pol.PP Kota Pontianak hentikan aktivitas penggalangan dana yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Untan.

Pada dasarnya tidak ada larangan untuk menggalang dana , terlebih kegiatan sosial yang dilakukan rekan-rekan mahasiswa sangat bertujuan baik karena termotivasi oleh rasa simpati terhadap masyarakat yang sakit dan kurang mampu .

Namun sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku yang sudah di atur dalam  Perda Kota Pontianak Nomor 1 tahun 2010 Pasal 41c;  bahwa “ Setiap orang atau badan dilarang meminta bantuan atau sumbangan dengan cara dan alasan apapun, baik dilakukan sendiri-sendiri atau bersama-sama di jalan, angkutan umum, rumah tempat tinggal, kantor dan tempat umum lainnya kecuali dengan izin tertulis dari Kepala Daerah”, artinya pelaksanaan kegiatan tersebut harus melalui proses perizinan kepada Kepala Daerah terlebih dahulu sebagai bentuk pertanggung jawaban .

jika kita sadari bersama banyak efek yang di timbulkan oleh kegiatan ini diantaranya menggangu lalu lintas dan ketertiban umum di sekitar lokasi kegiatan, oleh karena itu diharapkan masyarakat dapat memahami prosedur dan ketentuan terlebih dahulu sebelum melaksanakan kegiatan sosial lainnya.

Patroli Malam Sat.Pol.PP Kota Pontianak, Tangkap 2 remaja sedang ngelem”

Selasa malam, (17/4/2018). Angga ( 18 th ) dan Candra Irawan ( 19 th ) , terciduk sedang ngelem di lantai 4 ruko kosong Jalan Tanjung Raya 2 oleh petugas Patroli malam Sat.Pol.PP Kota Pontianak . Usai di tangkap petugas langsung mengamankan dua remaja tersebut untuk di proses oleh Dinas Sosial Kota Pontianak, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega R di sita sebagai barang jaminan.

Dua anak yang ditangkap ini akan dibina. Setelah didata dan menjalani pemeriksaan, mereka dapat mengambil barang sitaan dengan menunjukan Surat Keterangan dari Dinas Sosial .

diharapkan dengan adanya Patroli Pemantauan Ketertiban Umum ini dapat memberikan rasa aman dan mencegah timbulnya penyakit masyarakat di Wilayah Kota Pontianak.

” Seirama ” Sat.Pol.PP Pontianak Menuju Indonesia Ramah

 

Selama ini konotasi Sat Pol PP adalah Arogansi, namun perkembangan zaman menuntut bagaimana Sat Pol PP harus lebih Preventif dan Humanis untuk mewujudkan Penegakkan Perda, Penyelenggaraan Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai HAM, dan dalam rangka menyadarkan masyarakat untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah membangun budaya bangsa yang bermartabat, Sat.Pol.PP Kota Pontianak telah melaksanakan “ Gerakan Satpol.PP menuju Indonesia Ramah “.

Berdasarkan Perpres No 12 Tahun 2016  Tentang gerakan Nasional Revolusi Mental dan Instruksi Mendagri No. 331.1/8024/SJ tahun 2017 dan Tugas Pokok dan Fungsi Sat.Pol.PP, langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut dapat dimulai dengan hal sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat , yaitu dengan membantu pengamanan di sekitar area sekolah-sekolah yang terdapat di wilayah Kota Pontianak.

Kegiatan ini berorientasi kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat , dan membentuk Sat.Pol.PP lebih humanis, ramah, serta mengedepankan perlindungan. Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat , sehingga dapat menyadari pentingnya penegakkan perda dan ketertiban umum dan dapat berpartisipasi secara aktif membantu mewujudkannya.

Anak dibawah umur diamankan dicafe

Rabu malam petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak mengamankan 3 (tiga) orang anak dibawah umur di salah satu Cafe di jalan Hijas

Ketiganya dibawa ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak dan dimintai keterangan. anak-anak tersebut melakukan pekerjaan menyemir sepatu di sekitar lokasi cafe

Mereka kemudian diantar ke Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) untuk mendapatkan bimbingan.

Lomba Mars Damkar

Satpolpp Kota Pontianak Mengadakan Lomba Paduan Suara Mars Pemadam Kebakaran yang diikut oleh Pemadam Kebakaran Swasta di Kota Pontianak

Adapun Tujuan Pengadaan Lomba ini adalah untuk meningkatkan semangat kebersamaan pasukan pemadam kebakaran dalam penanggulangan kebakaran di Kota Pontianak.

 


Pawai Akbar 1 Muharram 1439 H digelar di halaman Masjid Raya Mujahidin, Jalan Ahmad Yani, Pontaianak.
Ribuan Pelajar dan Masyarakat berkumpul mengikuti pawai, baik yang berjalan kaki maupun menggunakan mobil hias untuk berkeliling Kota Pontianak.
Pawai tersebut dilepas secara resmi dengan dipukulnya hadroh oleh Walikota Pontianak.
Mengusung tema “DENGAN SEMANGAT TAHUN BARUI ISLAM 1439 H SAT POL PP KOTA PONTIANAK SIAP MENEGAKKAN PERDA LEBIH HUMANIS & PROFESIONAL” Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak mendapatkan juara 1 mobil hias SKPD, disusul oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak sebagai juara 2 dan Kecamatan Pontianak Barat sebagai juara 3.

Pembinaan PKL yang akan di Relokasi ke Pasar Kenangan Anggrek

Pertemuan bersama DKUMP dan Pedangang Pasar Kenanga Keraton.
membahas Revitalisasi Kawasan Wisata Keraton Kesultanan Pontianak.
PKL di Pasar Kenanga Keraton akan direlokasi ke tempat baru yaitu Pasar Kenanga Angerek.

Pada dasarnya pedagang mendukung program pemerintah namun mohon lebih diperhatikan kondisi tempat baru yang lebih layak
pedangang mengeluhkan pembeli yang masih sepi/kurang di pasar Kenanga Anggrek

hasil dari pertemuan ini, disepakati bahwa paling lambat tanggal 25 sudah harus pindah semua dari lokasi pasar yang lama yaitu pasar kenanga keraton. apabila masih ditemukan akan ditertibkan oleh dinas terkait. (bill)