” Peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam mewujudkan Gerakan menuju 100 Smart City Kota Pontianak “

Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) tentunya akan terfokus kepada Smart Environment, Smart Living serta Smart Governance. Smart Governance dimaksud adalah Satpol PP dengan tugas pokok dan fungsinya yaitu menegakkan Perda haruslah bertindak efektif, efisien, komunikatif dan terus melakukan peningkatan kinerja birokrasi melalui inovasi dan adopsi teknologi yang terpadu.

Mewujudkan visi Smart City dalam indikator Smart Environment juga sangat dibutuhkan, karena Pontianak sebagai pusat perdagangan dan jasa, tentu butuh keamanan, ketentraman dan ketertiban. Sehingga dengan kondisi aman, tentram dan tertib investasi akan masuk ke Pontianak. Mewujudkan Kota yang tertib, aman dan tentram. Bebas dari gelandangan pengemis, PKL yang tertata dan sebagainya itulah yang menjadi tugas Satpol PP secara terus menerus sehingga pada akhirnya visi yang dicanangkan Kota Pontianak itu dapat terwujud. melalui tugas dan fungsi Satpol.PP yang dilaksanakan dengan baik. kedepan pengusaha akan terus berinvestasi di Kota Pontianak. Mensukseskan Smart City dengan Smart Living yaitu suatu lingkungan yang baik. sebagai penegak Perda tugas pokok Satpol. PP mewujudkan ketertiban dan ketentraman umum. Satpol.PP melaksanakan kegiatan pengawasan kontrol masyarakat, turun ke kelurahan Рkelurahan, lokasi-lokasi yang rawan terjadinya gangguan ketertiban dan ketentraman, gangguan yang meresahkan masyarakat. Satpol.PP akan hadir disana untuk mewujudkan Smart Living itu. Disamping itu juga untuk membantu  Pemerintah kita akan menciptakan suatu kondisi yang dikenal Satpol.PP yang ramah, orang-orangnya yang profesional, tegas dan santun.

Dalam mewujudkan Kota Pontianak Smart City tentunya bukan saja Satpol.PP, Satpol.PP merupakan bagian kecil yang membantu mewujudkan Visi Pontianak. Namun demikian Sat.Pol.PP akan memberikan kontribusi cukup besar sehingga perwujudan Smart City bisa tercapai dengan pengawasan Perda. Seperti mengawasi penyakit masyarakat ( Pekat ), Lokalisasi, Panti Pijat dan Tempat Hiburan. Mereka harus diawasi agar tetap mematuhi Peraturan yang ada di Kota Pontianak, tidak meresahkan masyarakat, terutama tempat hiburan harus sesuai dengan ketentuan yana ada. Disinilah Satpol.PP hadir sebagai pengontrol. Jika melaksanakan diluar ketentuan maka Satpol.PP akan melakukan penertiban. Satpol.PP tidak bekerja sendirian, tetapi berjalan bersama dengan OPD lainnya untuk mensukseskan program Kota Pontianak. Satpol.PP hadir jika gangguan telah terjadi serta adanya pelanggaran ketentuan dan Perda.Seperti PKL yang melakukan aktifitas diluar ketentuan maka Satpol.PP akan melakukan tidakan razia melalui Patroli. Namun untuk membangun Kota yang aman, tertib dan tentram Satpol.PP melakukan pencegahan dengan melakukan Inovasi ChiPS ( Cegah Kumuh Melalui Penertiban Subuh ) yaitu kegiatan penertiban lapak/rak/gerobak yang ditinggalkan atau bangunan yang berdiri diatas fasum, fasos atau saluran air. Sebelum para pedagang ramai yang menggangu aktifitas lalu lintas, maka personil ditempatkan untuk mengawasi. Sehingga para pedangang tidak ada yang dirugikan. Tetapi jika dibiarkan maka dalam penertiban operasi dilapangan akan menyebabkan kerugian tertutama pada pedagang

Satpol.PP dalam menegakkan Perda tidak berjalan sendirian, kemudian harus memberikan solusi terhadap setiap penertiban. Untuk itu, Satpol.PP selalu menjalin koordinasi kepada OPD terkait. Contohnya terhadap pedagang , Satpol.PP harus berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kecamatan , Kelurahan dan Dinas terkait lainnya untuk memberikan solusi sehingga dalam melakukan eksekusi dan penindakan dilapangan mereka sudah bisa diarahkan. Kemudian Satpol.pp juga terus menjalin kemitraan terhadap Kepolisian, TNI, Kejaksaaan dan Pengadilan yang bisa mendukung tugas dilapangan. Demi terwujudnya Pontianak Smart City, dihimbau kepada masyarakat, penegak hukum, aparatur untuk bersama-sama menjaga dan mematuhi Peraturan Daerah yang sudah ditetapkan di Kota Pontianak. Sehingga Pontianak Smart City dapat terwujud sebagai Kota yang aman, tentram yang akan dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Tegakkan Perda Mendulang PAD

SEBAGAIMANA dalam visi dan misi Satuan Polisi Pamong Praja (PP), bahwa Satpol.PP ingin mewujudkan Ketentraman dan Ketertiban Umum serta tegaknya Peraturan Daerah ( Perda )  dan Keputusan Kepala Daerah.

Pontianak Menuju Smart City

Sedangkan misi yang diemban Satpol.PP ingin mewujudkan Satpol.PP yang ramah, handal, tangguh dan profesional, mendorong peningkatan pendapatan daerah melalui pelaksanaan Penegakkan Perda dan Keputusan Kepala Daerah, mendorong terciptannya Trantibum untuk mendukung kesejahteraan rakyat. Sejatinnya banyak sektor yang bisa digali untuk mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Pontianak yang pada akhirnya nanti untuk peningkatan kesejahteraan warga Kota Pontianak baik dalam wujud pembangunan maupun menambah modal bantuan pada masyarakat. Peran Instansi dan Satpol.PP Kota Pontianak dalam rangka mengamankan sumber pemasukan strategis, sesuai dengan visi dan misi yang diemban. Salah satu yang menjadi objek penertiban Satpol.PP Kota Pontianak di antaranya adalah kegiatan razia rumah kost yang terindikasi melakukan asusila. melalui inovasi SiCepOY ( Sidang Cepat Pro Yustisi ) Satpol.PP Kota Pontianak melakukan Razia Rumah Kost dan bagi penghuni yang terjaring langsung disidangkan di Pengadilan Negeri pada hari tersebut.

oleh : Kabid Ops Tibum Satpol.PP Kota Pontianak